Kamis, 30 April 2015

Belajar Lagi, Lagi-Lagi Belajar

Sudah lama tidak mencoret laman ini, terakhir menulis di laman ini saat berada di tanah rencong, menulis sambil menikmati sensasi menghirup kopi aceh di warung-warung kopi yang tersebar hampir diseluruh sudut kota Banda Aceh. Terkadang saya merasa hal ini adalah hal yang sangat bertolak belakang dalam hidup saya, saya yang bercita-cita ingin jadi penulis tapi sangat jarang melakukan aktifitas menulis. Sama seperti ketika bercita-cita menjadi seorang saudagar kaya tapi jarang bersentuhan dengan aktifitas perdagangan., tapi saya sedang tidak tertarik membahas cita-cita saya yang masih mengawang-awang, bahas yang lain sajalah...

Minggu, 02 November 2014

Kota Dalam Kabut

Hari ini tanggal dua bulan November tahun dua kosong satu empat. Menurut pelajaran saat SD, bulan ini adalah bulan dengan curah hujan tinggi, yaaaa bulan yang berakhiran -ber biasa disebut bulan-bulan hujan, tapi semua kembali kepada keputusan Sang Pencipta Hujan.Seperti judul postingan ini, kota ini masih diliputi kabut, meski agak sedikit berkurang dengan bantuan hujan buatan. Setiap sudut kota ini begitu merindukan tetes hujan demi menghilangkan kabut pekat yang menyesakkan dada.

Kota ini sungguh dipenjara kabut. Kabut yang diciptakan oleh secuil kerakusan tapi "dinikmati" banyak paru-paru. Pagi, siang, sore semua redup dengan sinar matahari yang dihalang-halangi kabut.
Semoga kabut segera berlalu, jangan sampai paru-paru anak bangsa diliputi kabut asap.

Senin, 17 Februari 2014

Banda Aceh, Kota Unik (Bag.1)

Sejarah bangsa ini pernah mengisahkan tentang kegigihan orang Aceh mempertahankan tanah mereka dari penjajah. Bahkan penjajah harus memberi "tugas tambahan" kepada seorang Snock Hurgronje untuk menyusup sebagai orang aceh dan beraktifitas bersama masyarakat mereka karena tanah rencong tidak akan pernah takluk di bawah kekuatan sebesar apapun. Patriotisme Teuku Umar, teuku Cik Di Tiro, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, Daud Beureuh sudah lekat di kepala sejak duduk di sekolah dasar, dan hari ini saya diberi kesempatan untuk menginjakkan kaki di tanah kelahiran Panglima Polim.

Sabtu, 31 Agustus 2013

Menulis Juga Butuh Komitmen

Komitmen. Menurut pengertian, komitmen adalah sikap kesediaan diri untuk memegang teguh visi, misi serta kemauan untuk mengerahkan seluruh usaha dalam melaksanakan tugas. Kalau para ABG (Anak Baru Gede) bilang, setiap hubungan harus dijalani dengan komitmen, entah mereka mengerti atau tidak, tapi mereka selalu menggunakan kata komitmen dalam setiap hubungan (baca: cinta monyet) yang mereka jalani.

Senin, 26 Agustus 2013

Inilah Hidup Masbro!!! (Di Sebuah Sudut Pasar)

Bosan ditipu oleh gemerlap hidup di kota besar yang bertopeng bedak, lipstik, dan pakaian-pakaian bagus yang dikenakan oleh orang-orang yang berlalu-lalang di mall dan pusat perbelanjaan, cobalah sesekali luangkan waktu menengok geliat ekonomi di pasar-pasar tradisional. Disana ada nilai lain yang bisa dijadikan pelajaran hidup.